Monday, October 29, 2018

Lulusan Fisioterapi Ini Sukses Berkiprah Jadi Fisioterapis Profesional PS Barito Putera

TERWUJUDNYA cita-cita adalah harapan setiap orang. Begitulah yang dialami Dian Erfianto Pambudi. Alumni lulusan Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tahun 2017 ini menjadi fisioterapis profesional salah satu klub sepak bola papan atas Liga 1 Indonesia. Klub yang ia tangani yakni Persatuan Sepak (PS) Bola Barito Putera. Erfianto menjadi fisioterapis profesional klub sepak bola yang berbasis di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini sejak awal 2018.

Berawal dari hobinya pada olahraga sepak bola, Erfianto bercita-cita menjadi fisioterapis profesional di dunia olahraga. Setelah menamatkan pendidikan strata satunya di UMM, pria kelahiran Bondowoso 24 tahun silam ini mulai mencari peluang untuk mengejar cita-citanya. Ceritanya dimulai sejak PS Barito Putera tengah mengadakan training center (TC) di Kota Batu, Jawa Timur. Erfianto ditawari mendampingi PS Barito Putera sebagai tenaga fisioterapis selama TC yang berlangsung dua minggu.

Tanpa pikir panjang, Erfianto mengambil tawaran ini. Selama menjalankan tugas, para pemain dan fisioterapis tetap di Barito Putera sangat senang dengan kinerjanya. Hingga salah satu pengelola Barito Putera meminta Erfianto masuk ke dalam tim fisioterapis tetap. Hal ini membuatnya senang karena mimpinya tercapai. Sempat terkendala proses perekrutannya karena masalah manajemen, Erfianto pada akhirnya resmi menjadi bagian dari fisioterapis inti PS Barito Putera.

Saat diwawancarai via telepon, Minggu (28/10), anak laki-laki dari pasangan Jarimin dan Windiah Tanti Utari ini lantas menceritakan kesibukannya selama bertugas. “Kegiatannya bisa dibilang sibuk-sibuk santai. Kalau banyak pemain cidera kita harus bisa ngatur jadwal treatment (perawatan, red.). Juga membantu bagian perlengkapan untuk memenuhi kebutuhan pemain. Mulai dari baju sampai peralatan yang menunjang latihan. Kalau pekerjaan sudah selesai semua baru bisa bersantai,” jelasnya diakhiri dengan tawa kecil.

Diakui Erifianto, menempuh perkuliahan di Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UMM sangat menunjang karirnya sebagai fisioterapis professional. Selama menempuh perkuliahan di Fikes UMM, Erfianto menyebut punya dosen favorit yang menginspirasinya. Ia adalah Dimas Sondang Irawan, SST.Ft., M.Fis. Menurut Erfianto, dosen favoritnya ini tidak hanya mengajarkan teori dalam kelas. Dimas, diceritakan Erifianto, kerap kali mengajarkan banyak hal di luar kelas. Juga, seringkali menginspirasi dan memberi motivasi untuk berdedikasi tinggi di dunia fisioterapi.

Peluang menjadi fisioterapi profesional menurut Erfianto masih terbuka sangat lebar. Apalagi di dunia olahraga. Hanya saja, sambung Erfianto yang sering diketahui orang hanya di cabang olahraga sepak bola. Padahal, cabang olahraga lainnya juga punya peluang yang sama besarnya untuk menjadi fisioterapis profesional. “Barito Putera sangat mengesankan bagi saya. Di sini kekeluargaanya bagus banget! Keagamaannya kuat. Selain itu, dari manajemen dan pelatih sampai pemain semuanya baik dan saling membantu,” tukasnya. (mir/can)

Caption foto: Dian Erfianto Pambudi (Foto: Istimewa)

0 comments:

Post a Comment

Kontak

Blogger

Malang - Indonesia

Email :

mirzaronasari@gmail.com