Monday, November 19, 2018

Kembali Targetkan Juara Umum, Surya Team UMM Siap Berlaga di KJI dan KBGI di Makassar

KOMPETISI Jembatan Indonesia (KJI) dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) akan diadakan di Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Makassar akhir November ini. Tiga tim di bawah naungan LSO Surya Team dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil lolos menjadi finalis. Mereka adalah Tim Red Jaeger pada kategori Jembatan Canai Dingin, Tim Naraya pada Kategori Jembatan Busur dan Tim Kwangwung pada KBGI.

Saat pelepasan para finalis Senin siang (11/19) Ir. Chairil Saleh, MT, Pembina LSO Surya Team menerangkan bahwa persiapan UMM sudah matang. “Hari ini kita adakan simulasi untuk lebih memaksimalkan persiapan kompetisi,” jelasnya. Keikutsertaan UMM untuk kesekian kalinya, sejak tahun 2002 Surya Team terbentuk di bawah jurusan Teknik Sipil. Namun ini adalah tahun kedua bagi Surya Team semenjak menjadi LSO di Fakultas Teknik.

Di bawah bimbingan Chairil, para finalis tak hanya dibekali teknis membangun rancangan. Namun juga pelajaran tentang rasa tanggung jawab dan kekompakan. Bagi Chairil, sebuah kekompakan untuk meraih juara teramat amat penting. “Saya ingin setiap tim punya kekompakan yang baik. Jangan sampai saling menyalahkan. Namun bersedia menghadapi setiap rintangan bersama,” tukasnya. Chairil juga berharap agar UMM dapat mendulang suksesnya kembali tahun ini.

Ketiga tim UMM dinyatakan sebagai finalis setelah proposalnya lolos tahap proposal yang diajukan sebelumnya. “Nantinya, yang menjadi penilaian bukan kecepatan dalam menyelesaikan setiap rancangan. Tetapi kesesuaian wujud yang dibangun dengan proposal yang sudah diajukan sebelumnya,” tutur Chairil. Penilaian juga dilihat dari ketepatan waktu. Bila terlalu jauh rentang waktu yang sudah dicanangkan dengan waktu penyelesaian, maka juga akan mempengaruhi nilai.

Sebelumnya di tahun 2014, UMM telah lebih dulu menorehkan prestasi gemilang dalam KBGI di Universitas Kristen Maranatha, Bandung. UMM berhasil menggondol Juara Umum, menggeser dominasi juara bertahan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan tim tuan rumah. Di tahun berikutnya (2015), UMM terpilih menjadi tuan rumah. Tahun ini (2018), UMM kembali targetkan gelar Juara Umum.

Tahun 2015 merupakan penyelenggaraan KJI yang ke-10, sedangkan KBGI yang ke-6. Sejak pertama kali diselenggarakan keduanya selalu diadakan di kampus negeri. UMM menjadi tuan rumah pertama dari kalangan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Bukan kali ini saja, UMM juga dipilih menjadi PTS pertama tuan rumah Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) tahun 2006 serta Kontes Robot Indonesia (KRI) tahun 2010.

Perebutan Piala Reka Cipta Griya Indonesia dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti RI saat itu berjalan cukup kompetitif. UMM harus bersaing dengan 32 proposal yang masuk dan menjadi 10 finalis yang harus presentasi di Bandung. Mengandalkan bangunan miniatur bernama “Candra Surya”, UMM berhasil menyingkirkan dominasi kesembilan finalis dari berbagai kampus besar di Indonesia, seperti ITS, ITB, UB, dan Politeknik Bandung. (mir/can)

Caption foto: Peserta saat simulasi dan pelepasan jelang perlombaan di Makasar, akhir November mendatang. (Foto: Mirza/Humas)

0 comments:

Post a Comment

Kontak

Blogger

Malang - Indonesia

Email :

mirzaronasari@gmail.com