Tuesday, November 27, 2018

Pakar Pendidikan Singapura: Terlalu Tekstual Bukan Gaya Mengajar Era Millenial

SERANGKAIAN ulang tahun ke-30 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dibalut dalam konferensi internasional. Momen ini juga menjadi penanda awal diselenggarakannya Conference on English Teaching in Indonesia (COETIN) dan kali keempat English Language Teaching Materials (ELTeaM) diadakan, Selasa (27/11).

Konferensi yang bertajuk Quality Improvement and Innovation in ELT ini dihadiri oleh pemateri-pemateri berkompeten. Hadir Willy Renandya dari National Institute of Education, Singapura; Ivor Timmis dan Naeema Han dari Leeds Beckett University, Britania Raya; Dr. Bradley Horn dari RELO of the U.S Embassy; dan Noohaida Aman dari National Institute of Education, Singapura.

Salah satu pemateri Willy Renandya menekankan pentingnya inovasi dalam sebuah pengajaran. “Ketika saya pertama menjadi seorang guru saya menggunakan sapaan bahasa Inggris pada umumnya. ("Hallo students,  how are you?" Dan seluruh murid tentu akan menjawab, "I am fine thank you,  and How are you,  Pak?)” contohnya, diikuti dengan gelak tawa seluruh peserta.

Menurut Willy, pembelajaran di kelas harus inovatif. Sapaan tekstual seperti di dalam buku belajar berbahasa Inggris terlalu kaku bila diterapkan dalam dunia nyata yang henti terus berkembang seperti sekarang. Ia memberikan gambaran inovasi-inovasi pembelajaran yang telah ia lakukan.

Hadir pula Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Drs. Muh. Abdul Khak, M. Hum. Ia berharap anak-anak Indonesia selain menguasai bahasa Inggris, juga menguasai bahasa daerah dan tentunya bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

"Maka pesan kami satu dalam sebuah tagline hari ini. Utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah dan kuasai bahasa asing," tutupnya. (mir/can)

Caption foto: Willy Renandya dari National Institute of Education, Singapura. (Foto: Mirza/Humas)

0 comments:

Post a Comment

Kontak

Blogger

Malang - Indonesia

Email :

mirzaronasari@gmail.com