Tuesday, July 10, 2018

Berlibur Setelah Setahun Lebih Tak Melibur
Aku bukan orang yang suka sekali dengan jalan-jalan alam. Tawaran naik gunung sampai camping atau sekedar main di pantai seringkali mampir. Namun, seringkali juga aku balas dengan "Nggak, males ribet,".

Memang ribet. Makan ribet, mandi dan boker ribet pokoknya semua ribet. Belum lagi kalau tempatnya jauh dan harus ditempuh dengan berjalan kaki. Uh!

Sampailah pada saat rapat redaksi Bestari. Diakhir rapat diumumkan kalau akan diadakan pembubaran panitia diklat dan open rekruitmen kru. Pebubaran ini diselingi dengan jalan-jalan ke Pulau Gili Ketapang di Probolinggo. Aku tahu Probolinggo, tapi aku nggak tahu kalau ternyata Probolinggo punya pantai. Awalnya aku tidak begitu excited dengan jalan-jalan ini. Karena pada dasarnya aku nggak suka wisata alam.

Sore tanggal tujuh Juli, aku ngedit beberapa video untuk Muktamar IMM yang akan dilangsungkan di Malang awal Agustus nanti. Tiba-tiba ada telepon dari Redaktur Pelaksana (Redpel).

Halo. Mirza dimana?
Di kos Mbak Wal (Waldah), ada apa mbak?
Lima menit lagi berangkat!
Lah mau kemana mbak?
Ke Probolinggo yakopo rek...
Loh iya, siap segera merapat.

SUMPAH YA! Sangking aku nggak excited-nya aku sampai lupa tanggaldan waktu keberangkatan. Akhirnya sepuluh menit kemudian aku tiba di lokasi kumpul. Namun drama terjadi lagi, semua mengira aku membawa motor sendiri, nyatanya enggak. Semua bingung! Untungnya Mbak Mas Redpel tercinta punya solusi jitu. Aku dipinjamkan motor Naila yang baik hatinya. Kekhawatiran batal ikut pun sirna.

Drama selanjutnya pun terjadi, aku tersesat dan terpisah dari rombongan DUA KALI. Inilah efek nggak suka nyetir cepat dan nggak pernah main jauh naik motor. Namun, semuanya baik. Rombongan menungguku dan mengarahkan ke jalan yang benar. Berkah! Alhamdulillah!


Keesokan harinya...

Pagi-pagi betul kami berangkat dari penginapan (rumah Mbak Yola, salah seorang Redpel kami) ke pelabuhan. Ini pertama kalinya aku naik perahu motor. Sebelumnya memang pernah naik angkutan laut, tetapi kapal penumpang yang segede rasaku padanya. Uh!

Di kapal, aku masih pada perasaan biasa-biasa saja. Hingga ---- kami semua sampai di tempat. Baru mendekat ke pulau. Aku dibuat takjub dengan ciptaan tuhan. Sungguh indah pantai ini. Airnya jernih hingga semua terumbu karang terlihat jelas, pasirnya putih dan kapal-kapal berjajar rapi.

Agenda kami disini salah satunya adalah snorkeling. Namun, diawal kami datang, kami tidak bisa langsung snorkeling karena ombaknya masih besar. Jadi, kami bisa melakukan snorkeling sekitar pukul sebelas siang.


Sambil menunggu jam snorkeling, kami memutuskan untuk berkeliling pantai menikmati keindahan dan mencari spot foto terbaik.

Saat itulah, aku benar-benar merasakan liburan. Jujur saja, hampir setahun lebih aku tidak benar-benar merasakan liburan. Memang seringkali ke tempat wisata untuk berbagai urusan, tapi yang namanya bukan berangkat untuk berlibur ya rasanya tidak berlibur.

Aku memanfaatkan momen itu untuk Berlibur dan Melibur. Bersendagurau sepanjang kaki melangkah pantai, mengabadikan momen indah kebahagiaan dan menyejukkan mata dengan ciptaan pantai indah milik-Nya.


Aku tersadar dan akhirnya percaya, bahwa manusia butuh liburan. Pasca melibur, aku lebih mudah mendapatkan ide, lebih jernih berpikir dan lebih ikhlas melakukan segala hal.

Over work benar menjangkitiku. Teror tugas dan kerjaan melalui Whatsapp tak kenal waktu hampir setahun terus mencambukku untuk KERJA KERAS BAGAI QUDA. Rek, berliburlah. Kamu butuh itu.


Yuk simak videonya disini:

0 comments:

Post a Comment

Kontak

Blogger

Malang - Indonesia

Email :

mirzaronasari@gmail.com