Sunday, June 16, 2019

Salah [Monday Energy]

Salah. Tiap kita tentu pernah bahkan sering melakukannya. Tidak ada manusia yang tidak pernah salah. Salah sebuah karunia-Nya. Salah juga sebagian dari kemuliaan manusia.

Namun demikian, salah masih sering menjadi hal yang sangat horor dari sebagian kita. Ia nampak begitu menakutkan sehingga harus selalu dihindari. Namun orang juga sering lupa jika film horor sering mengundang penasaran pemandangan antrian mengular di loket bioskop adalah hal yang lumrah.

Lalu kenapa harus takut salah?


Banyak dari kita ingin selalu tampil sempurna. Itu bawaan, tidak masalah. Namun apakah ingin selalu tampil sempurna kemudian membenarkan hal-hal yang salah?

Mengapa salah hampir selalu ditakuti oleh kita? Sedangkan ia adalah bagian dari sebuah proses.

Salah dan benar menjadi sebuah kesatuan yang tak lepas dari proses kehidupan. Terlebih, hidup ini adalah detik detak jantung yang terus berdetik dan berdetak.

Kita sepertinya memang gemar dianggap selalu sempurna oleh orang lain. Ini baik! Namun, ketika kita salah, apakah tidak sebaiknya kita mengaku salah? Tidak susah kan mengaku salah. Membuat hati lega dan membuktikan pada diri bahwa kita bisa legowo.

Salah pun menjadi sebuah pembelajaran diri bahwa kita ini manusia biasa yang penuh dengan kesalahan. Walaupun demikian, yang terbaik diantara kita adalah yang mau memperbaiki dengan bercermin.

Senin ini adalah waktu terbaik bagi kita untuk memperbaiki segalanya. Hal-hal yang kurang pas dan tidak baik di minggu lalu, mari diperbaiki mulai Senin ini.

Jika Senin ini kita melakukan kesalahan, coba akui kesalahan itu sebagai evaluasi diri. Jika Senin ini adalah upaya memperbaiki diri, maka salah akan selalu menyertai. Kita cintai diri dengan baik. Juga sayangi orang lain seperti kita menyayangi diri sendiri.

Permulaan minggu ini, mari ungkapkan dan tekadkan diri sebagai pioneer berbagai kebaikan yang mudah dijangkau terlebih dahulu.

Salah kita adalah momen terbaik untuk belajar tentang hidup ini penuh dengan hal yang tak kita ketahui. Kita hanya merencanakan. Dia Esa dan ekseskusi lah yang kan menjawab.

Photo by Leo Cardelli from Pexels

0 comments:

Post a Comment

Kontak

Blogger

Malang - Indonesia

Email :

mirzaronasari@gmail.com